SEHAT NEGERIKU TUMBUH INDONESIAKU
Dengan vaksinasi kita wujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.
LAYANAN TERBAIK RSUD ANDI MAKKASAU UNTUK KESEHATAN GIGI DAN MULUT
Poliklinik gigi RSUD Andi Makkasau Parepare merupakan salah satu unit pelayanan yang khusus memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
Dengan ditunjang peralatan medis yang lengkap, dan fasilitas yang memadai serta keramahan dan keprofesionalan dokter yang akan memberikan pelayanan terbaik terhadap kesehatan gigi dan mulut anda. Serta yang terpenting adalah dokter selalu memberikan tips dalam menjaga dan memelihara kesehatan gigi dan mulut.
Saat ini RSUD Andi Makkasau memiliki Dokter Spesialis Bedah Mulut dan Dokter Spesialis Konservasi Gigi .
Dokter Spesialis Bedah Mulut dapat melakukan tindakan bedah rahang, penanaman implan gigi, operasi gigi bungsu dengan berbagai faktor penyulit, operasi tumor dan keganasan pada kepala, leher, dan rongga mulut, tindakan perawatan celah bibir dan langit-langit mulut, bedah koreksi asimetri wajah, bedah sendi rahang.
Dokter Spesialis Konservasi Gigi atau endodontis melakukan perawatan dan pencegahan gigi berlubang, penambalan gigi sesuai dengan kasus (pembuatan veneer, mahkota, pasak, onlays, inlays), perawatan gigi berlubang dalam yang sudah mencapai ke ruang saraf dan pembuluh darah gigi (perawatan saluran akar gigi), dentin hipersensitif, fraktur mahkota gigi, lesi karies radiasi, gigi avulsi, bedah endodontik, pemutihan gigi eksterna dan interna.
Jika anda ingin memiliki gigi yang sehat dan cantik, silahkan kunjungi RSUD Andi Makkasau Kota Parepare.
KEMUDAHAN LAYANAN PASIEN HEMODIALISIS
Indonesia termasuk negara dengan tingkat penderita gagal ginjal kronik yang cukup tinggi, diperkirakan gagal ginjal diderita 100 persejuta penduduk dan terus meningkat dari tahun ke tahun.
Meningkatnya penyakit gagal ginjal (terutama yang bersifat kronik) menyebabkan kenaikan jumlah pasien yang menjalani hemodialisis. Data RSUD Andi Makkasau pada tahun 2019 telah dilakukan tindakan HD lebih dari 3.827 tindakan.
Akses transportasi yang kurang lancar di Kota Parepare, yang mengakibatkan pasien kerap kali mengalami keterlambatan tiba di rumah sakit sehingga mempengaruhi efektifitas dan kualitas layanan yang diterima pasien. Proses cuci darah yang seharusnya berjalan selama 5 jam terkadang hanya berlangsung selama 3 jam mengingat masih ada pasien lain yang harus dilayani.
Berdasarkan dari permasalahan tersebut Walikota Parepare DR HM Taufan Pawe SH., MH bersama RSUD Andi Makkasau menyediakan fasilitas layanan antar jemput pasien hemodialisa, pada dasarnya ditujukan untuk meringankan beban keluarga pasien serta mempermudah proses tindakan dialisis sesuai jadwal kunjungan yang telah ditentukan.
Guna mendukung peningkatan kualitas layanan, Pemerintah Kota Parepare menjalin kerjasama dengan Kaikokai Foundation Jepang, juga telah mengirim tenaga dokter dan perawat untuk peningkatan kompetensi para tenaga kesehatan terkait layanan hemodialisis di salah satu rumah sakit Grup Kaikokai. Upaya tersebut juga dibarengi dengan ketersediaan peralatan terstandar berupa 28 unit mesin hemodialisis dan 2 armada khusus penjemput mengantar pasien secara gratis dan tepat waktu.
RAWAT KULITMU DI MASA PANDEMI
Pandemi covid menjadi masa yang tepat untuk menjaga kesehatan kulit. Gunakan masa pandemi untuk mencoba produk skin care baru yang bermanfaat untuk kulit. Agar tidak salah langkah yang menyebabkan kulit rusak, hal yang penting untuk diketahui adalah seperti apa jenis kulit kalian. Karena setiap jenis kulit berbeda cara perawatannya. Alih-alih pengen kulit cantik, glowing dan sehat, malah berujung iritasi, berubah menjadi merah membara, penuh jerawat. Tidak mau kan???
Hal ini dilakukan agar kulit wajahmu tidak mudah iritasi maupun berjerawat. Jangan sepelekan tahapan penggunaan skincare sehari-hari, berikut tahapan skincare rutin menurut dokter yang dapat kalian lakukan dirumah :
1. Selalu bersihkan wajah, bagi kamu yang sering menggunakan makeup bisa menggunakan micellar water, cleansing oil, atau cleansing bal terlebih dahulu sebelum menggunakan sabun pencuci wajah.
2. Gunakan krim Eksfoliasi. Hal ini mendukung kulit menjadi lebih sehat dan cerah, karena bisa membantu mengangkat sel kulit mati yang ada di kulit. Selain itu, membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat, dan membantu mempercepat regenerasi kulit wajah.
3. Jangan lupa gunakan pelembab. Pelembab berfungsi membantu membuat kulit menjadi cerah, sehat dan lembap. Pelembap sangat penting untuk kulit, agar kulit ternutrisi, lembap dan juga terhidrasi dengan cukup. Bagi kamu yang memiliki kulit kering, bisa menggunakan pelembap yang creamy, dan yang kulit berminyak bisa menggunakan pelembap dengan formula air.
4. Lengkapi perawatanmu dengan menggunakan tabir surya secara rutin dan konsisten. Tabir surya atau SPF membantu mencegah timbulnya garis-garis halus dan kerutan, ketidaksempurnaan tekstur, serta perubahan tampilan pori-pori seiring waktu.
Menjadi cantik itu mudah, asal kalian konsisten. Jika kalian memiliki masalah kulit, silahkan kunjungi RSUD Andi Makkasau Kota Parepare.
PELAYANAN REHABILITASI MEDIK DI RSUD ANDI MAKKASAU
Rehabilitasi Medik adalah pelayanan kesehatan terhadap gangguan fisik dan fungsional yang diakibatkan oleh keadaan atau kondisi sakit, penyakit atau cedera melalui panduan intervensi medik, keterapian fisik dan atau rehabilitatif untuk mencapai kemampuan fungsi yang optimal. Rehabilitasi Medik merupakan salah satu layanan di RSUD Andi Makkasau Parepare.
Rehabilitasi medik adalah terapi yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi tubuh yang mengalami masalah. Pada umumnya diperuntukkan bagi pasien yang telah menjalani pengobatan atau operasi akibat cedera parah, stroke, infeksi, ataupun tumor.
Pelayanan Rehabilitasi Medik di RSUD Andi Makkasau meliputi pelayanan Fisioterapi dan Terapi Wicara yang dilakukan langsung Dokter Spesialis Rehab Medik, Fisioterapis, serta Terapis Wicara yang handal di bidangnya.
Pelayanan ini ditunjang dengan peralatan yang memadai dan tenaga medis yang berkompeten sesuai dengan kebutuhan pasien. Pelayanan poliklinik Rehab Medik RSUD Andi Makkasau dibuka setiap hari Sabtu.
SOSIALISASI APLIKASI SALAMAKI (SEHAT DALAM GENGGAMAN KITA)
Pemerintah secara berkala terus mengimbau masyarakat untuk mengurangi kunjungan ke rumah sakit saat ini bila tak mendesak. Imbauan ini penting lantaran masyarakat masih menghadapi permasalahan pandemi. Oleh karena itu, masyarakat diminta agar menggunakan fasilitas layanan telemedicine untuk konsultasi medis di tengah pandemi Covid-19.
Layanan konsultasi daring telemedicine Salama Ki telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dan juga dokter berpengalaman.
Aplikasi Salama Ki ( Sehat Dalam Genggaman Kita ) rencananya akan luncurkan dalam waktu dekat ini, disosialisasikan Direktur RSUD Andi Makkasau dr Renny Anggraeny Sari kepada segenap jajarannya dan juga Kepala Puskesmas se Kota Parepare (Senin 21/9/2020) di aula RSUD Andi Makkasau agar dapat diketahui masyarakat luas.
Dr Renny berharap inovasi ini dapat memberikan kemudahan dan keamanan pelayanan kepada masyarakat Kota Parepare. Masyarakat dapat melakukan konsultasi jarak jauh hanya bermodalkan gadget, KTP, dan Kartu Keluarga.
Pasien yang akan melakukan konsultasi harus melakukan registrasi terlebih dahulu diaplikasi Salamaki dengan melampirkan beberapa berkas yang dibutuhkan.
Untuk saat ini aplikasi Salamaki masih dalam masa uji coba, dan akan terus dikembangkan hingga layanan pengantaran obat bagi pasien.
PROTOKOL MENCUCI PAKAIAN PASIEN COVID-19
Seperti ungkapan Kebersihan adalah sebagian dari iman, Virus Corona menuntut kita untuk selalu menjaga kebersihan. Terutama kebersihan tangan dan pakaian. Cara mencuci yang tepat akan melindungi tubuh dari ancaman COVID-19. Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC) virus corona dapat bertahan selama berjam-jam di permukaan yang terbuat dari kain termasuk pakaian.
Jangan asal mencuci atau memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci . Apalagi jika memiliki keluarga yang berstatus pasien Covid-19. Kalian harus mencucinya sesuai dengan protokol. Pisahkan pakaian pasien dengan keluarga lainnya.
Dibawah ini tata cara mencuci pakaian pasien Covid-19 :
- Menggunaakan masker, sarung tangan rumah tangga, pelindung mata dan apron
- Pakaian pasien Covid-19 disimpan dalam kantong plastik atau wadah tertutup dan dipisahkan dengan pakaian lainnya
- Jika mencuci dengan tangan : rendam terlebih dahulu dengan detergen dan cairan Hidrogen Peroksida (Vanish) 30 cc ke dalam 5 liter air selama 30 menit. Buang air rendaman dan lakukan pencucian seperti biasa.
- Jika mencuci menggunakan mesin cuci , gunakan detergen secukupnya dan atur suhu mesin cuci sekitar 600 - 900 C
- Setelah selesai , lepaskan sarung tangan lalu cuci tangan anda dengan air mengalir
- Hindari menyentuh area wajah (mata, hidung, dan mulut) sebelum cuci tangan.
Selain itu, segera bersihkan permukaan yang telah bersentuhan dengan pakaian, menggunakan sabun atau disinfektan.
SEHAT BERPUASA DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Sebagai umat muslim kita tetap harus menjalankan ibadah walaupun ditengah pandemi COVID-19 ini. Jika ramadhan sebelumnya kita bisa melaksanakan ibadah salat tarwih berjamaah di masjid dan buka bersama, tetapi berdasarkan himbauan pemerintah , kita harus tetap jaga jarak aman dengan harus tetap dirumah menjalankan ibadah tersebut.
Kondisi Pandemi COVID-19 di bulan ramadhan akan mempengaruhi kesehatan fisik seseorang. Oleh karena itu kita harus tetap menjaga asupan gizi dan nutrisi agar tetap seimbang.
Berikut beberapa jenis makanan yang baik dikonsumsi pada saat bulan puasa :
1. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks
Jenis makanan wajib yang pertama dikonsumsi ketika berpuasa adalah kelompok karbohidrat kompleks. Karbohidrat adalah satu di antara sumber makanan wajib saat puasa. Ketika berpuasa, tubuh membutuhkan glukosa sebagai sumber energi utama. Glukosa digunakan sebagai energi atau disimpan agar bisa digunakan nantinya. Konsumsi karbohidrat ketika sahur agar tubuh tidak gampang lemas. Makanan sumber karbohidrat, seperti nasi merah, oatmeal, pasta, roti dan kacang almond.
2. Minuman atau cairan
Saat berpuasa tubuh rentan kehilangan cairan atau dehidrasi. Selama berpuasa ada baiknya minum 5 gelas air mineral saat sahur, dan 5 gelas selanjutnya saat berbuka, dengan begitu tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Kekurangan cairan selama berpuasa membuat tubuh merasa lemas juga. Perbanyak minum air putih membuat tubuh tetap bugar dan fit. Tubuh Anda menggunakan air di semua sel, organ, dan jaringan tubuh lainnya untuk membantu mengatur suhu dan menjaga fungsi tubuh lainnya.
3. Mengandung protein
Protein sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk sistem metabolisme. Mengonsumsi makanan sumber protein dapat menjadi pendorong sistem metabolisme pada tubuh manusia. Sumber protein yang terdapat dalam makanan meliputi daging, termasuk daging unggas, ikan, produk susu, telur, hingga kacang-kacangan. Protein yang tercerna di dalam tubuh diubah menjadi asam amino lalu diserap ke dalam aliran tubuh. Protein membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan juga membantu menstabilkan kadar gula darah.
4. Buah- buahan
Jenis makanan selanjutnya yang wajib dikonsumsi ketika puasa adalah buah-buahan. Buah-buahan menjadi sumber gizi dan nutrisi ketika sedang berpuasa. Buah yang identik dengan Ramadhan adalah kurma. Kurma sudah menjadi hidangan legendaris yang biasanya dimakan untuk berbuka puasa sejak zaman Nabi Muhammad.
Banyak yang sudah tahu juga, kurma memiliki kandungan gula alami. Selain itu, mengosumsi kurma dapat dipercaya memberikan stamina serta menyediakan mineral seperti potassium, tembaga dan serat yang cukup
5. Sayur-sayuran
Sayur akan memberikan serat larut guna menjaga kesehatan usus agar bekerja dengan baik. Selain itu, mengonsumsi sayur mampu memperlambat penguraian makanan menjadi glukosa dalam darah.
Sayuran juga bisa menambahkan cairan yang cukup untuk tubuh Anda. Sayuran satu ini terkenal akan banyaknya nutrisi di dalamnya.
Serat larut yang ada di dalam dapat membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah yang biasanya memuncak saat mengonsumsi hidangan berbuka puasa.
Selain makanan di atas, kita tetap harus mengkonsumsi vitamin dan olahraga yang cukup agar stamina tetap sehat di bulan suci ramadhan.
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa ....
RAPID TEST VS SWAB TEST
Rapid Test adalah tes Immunologik dengan mengambil sampel darah pasien, lalu diperiksa menggunakan teknik anti bodi. Rapid test merupakan metode skrining awal dengan sample darah untuk mendeteksi antibodi, yaitu IGM dan IGG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan Virus Corona. Antibodi ini secara otomatis akan dibentuk oleh tubuh manusia bila adanya sinyal paparan virus Corona. Sehingga untuk mengetahui hasil rapid tes tidak memerkukan waktu yang lama hanya 15 menit.
Demam, sesak, flu, dan batuk, menjadi gejala covid-19. Sekarang mulai bermutasi gen, dengan tanda mata merah berair, merasakan gatal pada kulit yang disertai kemerahan.
Seseorang yang terpapar virus SARS-Cov-2 (penyebab COVID 19) membutuhkan waktu 7 hari untuk bisa positif setelah terpapar virus. Sehingga Rapid Test tidak bisa mendeteksi orang yang belum ada gejala, hasilnya bisa negatif atau non reaktif walaupun terinfeksi.
Apabila pasien seperti ini datang ke puskesmas atau rumah sakit, besar kemungkinan menularkan virus kepada tenaga kesehatan yang tidak menggunakan APD lengkap saat kontak.
Pasien yang Rapid Testnya negatif tetap harus melakukan pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi RNA virus melalui swab tenggorok atau Test PCR. Pasien dengan hasil rapid test positif atau reaktif belum tentu dia positif terinfeksi COVID-19,harus dipastikan dengan Tes PCR.
Rapid test hanyalah bertujuan sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan mendiagnosa "kepastian vonis" infeksi virus Corona atau COVID-19.
Apabila hasil rapid test positif, jangan panik dulu. Antibodi yang terdeteksi pada rapid test bisa saja merupakan antibodi terhadap virus lain bukan virus penyebab Covid-19.
Itulah sebabnya, orang yang hasil rapid test-nya positif perlu melakukan pemeriksaan swab melalui lendir hidung dan tenggorok dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dapat mendeteksi secara langsung keberadaan virus Corona. Untuk mengetahui hasil akhir test ini memerlukan waktu sekitar 7-8 hari.
Tes PCR inilah yang memastikan apakah seseorang positif terinfeksi Corona atau tidak.
PROTOKOL ISOLASI MANDIRI
Ditengah situasi pandemi COVID-19 , isolasi mandiri perlu dijalankan supaya ruang isolasi di rumah sakit bisa digunakan oleh orang-orang dengan kondisi penyakit yang lebih parah dan butuh penanganan intensif.
Isolasi mandiri bertujuan juga untuk meminimalisasi kegiatan di luar. Patuhi peraturan tersebut dan tidak keluar rumah jika tidak penting.
Melakukan isolasi mandiri dipercaya mampu menekan angka penyebaran yang makin naik.
Ada beberapa tata cara atau protokol yang memberi panduan pada Anda bagaimana melakukan isolasi mandiri dengan benar.
Pastikan kamar atau ruangan isolasi Anda memiliki ventilasi udara yang baik dan tetap berada di dalam ruangan tersebut dengan pintu tertutup.
Covid 19 harus kita lawan bersama, jika ingin semuanya kembali normal seperti semula.
Ini tanggungjawab kita bersama, bukan cuma tenaga kesehatan saja.
Caranya bagaimana? Apa yang harus kita lakukan?
Meskipun kamu tidak sakit dan merasakan gejala aneh, tapi langkah bijak dengan melakukan hal sederhana ini.
Berikut langkah-langkah yang dapat Anda dilakukan dalam upaya isolasi mandiri sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona:
- Selalu memakai masker dan membuang masker yang telah terpakai di tempat yang telah disediakan
- Jika sakit ( ada gejala flu, demam, batuk )maka tetaplah di rumah. Jangan perggi bekerja, sekolah, pasar, ataupun ke ruang piblik untuk mencegah penularan masyarakat
- Manfaatkan fasilitas telemedicine atau sosial media kesehatan dan hindari transportasi publik. Beritahu dokter dan perawat tentang keluhan dan gejala, serta riwayat bekerja ke daerah terjangkit atau kontak dengan pasien COVID-19.
- Selama di rumah, bisa bekerja di rumah. Gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya, dan jaga jarak satu meter dari anggota keluarga.
- Tentukan pengecekan suhu harian, amati batuk, dan sesak napas.
- Terapkan perilaku hidup sehat dan bersih, serta konsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan lakukan etika batuk dan bersin.
- Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan cairan disinfektan. Selalu berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi (kurang lebih 15-30 menit).
- Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit berlanjut seperti sesak napas dan demam tinggi, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
#dirumahaja #isolasimandiri #lawanbersamacovid-19 #pkrs #rsudandimakkasau