Ut wisi enim ad minim veniam, quis laore nostrud exerci tation ulm hedi corper turet suscipit lobortis nisl ut

social media
Recent Posts

    Sorry, no posts matched your criteria.

RSUD ANDI MAKKASAU

SOSIALISASI SISTEM SURVEILENS PENYAKIT YANG BERPOTENSIAL WABAH DI RSUD ANDI MAKKASAU

Tim Surveilens Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau mengadakan sosialisasi sistem surveilans penyakit yang berpotensial wabah di aula lantai 2 , rabu (18/09/2019). Dengan menghadirkan pemateri A. Tenri Balobo, SKM, M.Kes Distric Surveilens officer (DSO) dari Dinas Kesehatan Kota Parepare dan didampingi oleh drg. Diana plt. Kepala Puskesmas Lumpue.

Tujuan dari sosialisasi ini yaitu untuk mengoptimalkan sistem pelaporan surveilans di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare  sehingga target ketepatan,kelengkapan dan respon laporan penyakit dapat tercapai.

Menurut A.Tenri Balobo, SKM, M.Kes , sistem kewaspadaan dini dan respon (SKDR) sangatlah penting, karena  penyakit KLB ( Kejadian Luar Biasa)  tidak mengenal batas adminstrasi , mobilisasi manusia, hewan, tumbuhan, sangat cepat menyebabkan transmisi penyakit antara wilayah semakin cepat.  Interaksi kontak antara hewan dan manusia yang intens berpotensi menimbulkan penyakit zoonosis semakin besar. Selain itu perubahan iklim dapat berdampak meningkatnya penyakit infeksi dan menimbulkan dampak terhadap kesehatan manusia. Faktor lain yang menyebabkan meningkatnya kasus PD3I ( Penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi) menjadi KLB yaitu kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi dan tidak meratanya cakupan imunisasi.

Manfaat SKDR ini yaitu untuk mengetahui gambaran penyakit yang berpotensi KLB setiap minggu di tingkat Puskesmas, kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional. Dan sebagai alat untuk mendeteksi adanya indikasi KLB disetiap tingkat dan sebagai dasar untuk melakukan respon. Selain itu sebagai evaluasi keberhasilan program pencegahan dan pengendalian penyakit,” ujar  A. Tenri Balobo, SKM, M.Kes ”.

Jenis-jenis penyakit yang harus dilaporkan yaitu diare akut, malaria konfirmasi,   demam berdarah dengue, pneumonia, diare berdarah ( disentri ), demam tifoid, jaundis akut, chikungunya, flu burung pada manusia, campak, difteri, pertusis,  AFP (lumpuh layu mendadak), gigitan hewan penular rabies, antraks, leptospirosis, kolera , kluster penyakit yang tidak lazim, meningitis, tetanus neonatorum, tetanus, ILI ( Influenza Like Illnes ), HFMD.

Post a Comment